Minggu, 20 Desember 2015

Raport Terbaik Anakku

Hari ini tiba saatnya pengambilan raport. Mas Aim Alhamduillah telah menyelesaikan 1 semester di kelas 1 SD. Dia terlihat nyantai biasa saja. Begitu juga kami ortunya. Agak siang kami datang ke sekolah. Maklum nunggu rumah beres dulu hehe. Setelah sampai di sekolah ternyata sudah banyak teman-temannya yang telah mengambil raport pagi-pagi betul. Tidak masalah yang penting bu guru masih setia menunggu kami datang :)

Ketika di depan pintu kelas, betul juga sudah tidak banyak wali murid yang mengantri. Langsung saja aku masuk menemui wali kelas yang memang sudah menanti. Diberikannya buku besar tertulis nama M. Azzam El Hakim, raport anakku. Kubuka lembar demi lembar sembari wali kelas menjelaskan poin-poin nilai akademik. Kebetulan di sekolahnya tidak ada sistem ranking. Tapi Alhamdulillah rata-rata nilainya di atas rata-rata kelas.


Aku bersyukur itu pertanda kalau dia enjoy bersekolah disana. Berarti pula dia telah menganggap "sekolah seasyik bermain". Alhamdulillah, good...pikirku. Karena selama ini kami memang tidak membebankan akademik dipundaknya. Karena bakat dan kemampuan itu bukanlah sesuatu yang dipaksakan. Masing-masing anak berbeda kemampuan dan keinginannya. Hanya pesan moral yang selalu kuselipkan dihatinya, sholeh selalu ya nak... In sya allah Allah selalu menjagamu. Aamiin.

Jujur sebetulnya pikiranku lebih terfokus ke perkembangan qiroati dan tahfidz nya. Ketika bu guru membuka lembar berikutnya, barulah aku dag dig dug, bagaimana kabar qiroati dan tahfidz Mas Aim selama satu semester ini? Keduanya adalah menurut kami merupakan bekal utama kenapa dia kami masukkan ke SDIT. Bekal yang akan terus dibawanya sampai akhir nanti. Itulah tujuan kami agar dia tidak salah membawa bekal. Dan bekal tersebut senantiasa terisi terisi dan terisi, bermanfaat untuk kehidupan kini dan nanti. Itulah harapan kami.

Ketika aku cermati....Alhamdulillah qiroati sudah sampai jilid 3A dan tahfidz sudah lumayan yang disetor. Bu guru bilang baru 2 anak yang lumayan cepat, salah satunya Mas Aim. Alhamdulillah Yaa Rabb... Semoga bisa mempertahankan semangatnya sampai nanti. Aamiin.

Sesungguhnya raport terbaikmu adalah akhlakmu nak....tetap semangat ya Mas Aim....

♥Peluk sayang Bapak, Ibu, Dek Ammar♥

2 komentar:

  1. Alhamdulillaah... tetap semangat ya Nak... Semoga ke depan semakin lebih baik dan tambah sholeh lagi... Aamiin...

    BalasHapus